Sun. Feb 28th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Eddy Sutrisno Soroti Gugus Tugas Covid-19 di Magelang

2 min read
Dra Eddy Sutrisno, Tokoh Masyarakat dan pemilik Rumah Sakit “Lestari Raharjo” Magelang

Magelang/17/1/2021/Jarrakposjateng.// Drs Eddy Sutrisno Msi,tokoh masyarakat,Pengusaha dan Pemilik Rumah Sakit “Lestari Raharja” Magelang, menyoroti kinerja Gugus tugas Covi-19 yang dianggap kurang maksimal.

Ambulance siaga 24 jam

Menurur Eddy Sutrisno, Covid-19 di Kota Magelang sudah sangat memprihatinkan, dilihat dari angka data penderita Covid-19, kasus baru suspek masih banyak angka kematian prosentasinya masih masih cukup tinggi. Ini sangat memprihatinkan seluruh warga Kota Magelang.

RS Lestari Raharja , Kota Magelang

Berkaitan dengan kasus Covid-19 di Kota Magelang, yang perlu diperhatikan adalah peningkatan penanganan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kota Magelang. Di mana selama ini cukup dirasakan dan kurang efektif, pressingnya kurang, treatmen tempatnya kurang cukup. Kemudian penanganan isolasi tidak memadai.

Layanan IGD 24 jam

Hal ini harus dicamkan agar warga Kota Magelang memahami, bahwa menangani Covid-19 tidak mudah dan jangan lupa bahwa penanganan Covid-19 tidak lepas dari stakeholder seluruhnya termasuk masyarakat Magelang.

Eddy menyayangkan, kurangnya teliti Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kota Magelang. Kota Magelang yang wilayahnya kecil dan warganya sedikit, tetapi penangananya tidak maksimal.

“Ini yang kita harapkan dari Pemerintah Kota Magelang, terutama pada Walikota Magelang yang baru terpilih, periode 2021-2026 pasangan Dokter Aziz dan K.H. Mansyur, agar memiliki ketegasan dalam penanganan Covid-19. Masalah Covid-19 agar menjadi prioritas utama,” kata Eddy.

Eddy juga menyadari, bahwa Pandemi Covid-19 ada masayarakat yang diuntungkan, tetapi jangan sampai anggaran Covid-19 ini dikorupsi.

Eddy mengatakan, dia mendengar, ada dugaan orang meninggal dunia di-Covidkan karena semata-mata demi anggaran. Ini menjadi preseden buruk di seluruh Indonesia. Orang kena Penumia, sesak nafas meninggal dunia lantas di-Covidkan, gara-gara klaim anggaran.

“Janganlah merampok uang negara,” tandas Eddy.

Eddy juga mengatakan, bahwa dirinya melihat penanganan, penempatan OTG yang terkonfirmasi positif tetapi tanpa gejala. Pasien itu juga kurang ditangani secara baik, tidak tepat sasaran dan tidak terkonsen. Dia berharap Walikota yang baru terpilih setelah dilantik, konsentrasi pada penanganan Covid-19.

Sumber: Drs. Eddy Sutrisno, M.Si.

Pewarta : Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *