Sun. Jan 24th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Terjadi awan panas guguran di gunung merapi (7/1) sekitar pukul 08.20. mengarah ke barat daya,Kali Krasak.

1 min read
Puncak Merapi

Magelang/8)1)2021/Jarrakposjateng.// Dalam siaran Pers nya kepala BPPTKG (Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) Hanik Humaida,terjadi awan panas guguran di gunung Merapi (7/1) sekitar pukul 08.02. pagi

Merapi dikala tenang menjadi sumber mata pencaharian bagi penambang pasir dan batu

Awan panas tercatat di Seismograp dengan Amplitudo 28 mili meter dan durasi 154 detik.
Cuaca berawan disekitar gunung Merapi,terlihat awan panas meluncur ke arah hulu sungai Krasak.

Menurut Kepala BPPTKG Hanik Humaida ” Awan panas arahnya (meluncur) ke Kali Krasak dengan tinggi kolom abu 200 meter”

Gunum Merapi meluncurkan awan panas (7/1) kemarin pagi.

Menurut Hanik Guguran dari awan panas tersrbut tidak teramati secara visual,di karenakan tertutup kabut,akan tetapi bila dilihat dari rekaman amplitudo dan data rekaman seismik nya diperkirakan tidak lebih dari 1km,jarak ini tidak teramati secara visual,karena tertutup kabut,gunung Merapi hanya kelihatan puncaknya saja.

Kalau melihat durasinya ini jarak pendek,tegas Hanik. ” Itu kurang dari 1 km,karena dengan seismik kan cuma 154 detik,dan Amplitudonya 28 milimeter,jadi ini kecil,awan panas kecil yang terjadi” lanjut Hanik dalam siaran Pers nya .

Saat evakuasi warga

Fenomena yang terjadi tersebut,merupakan guguran dan bukan letusan.Adanya guguran tersebut diperkirakan dari gundukan yang terbentuk pada periode sebelumnya yakni pada hari Kamis (31/12) lalu dari lava 1997 yang kemudian meluncur kearah barat daya menuju kali krasak.

Setatus Gunung Merapi sampai saat ini Masih Siaga / level III.
Penetapan setstus menurut Hanik berdasarkan penilaian ancaman terhadap keselamatan penduduk. (Bagus)

Sumber.
-Irianto Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Magelang.
-Siaran Pers BPPTKG.
Pewarta Bagus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *