Sun. Feb 28th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Perangkat Desa se-Kecamatan Muntilan Dilatih Operasikan Komputer

2 min read

(Dok. Jarrakposjateng/fri)

MAGELANG. Perangkat Desa se-Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang mendapat pelatihan komputer dari SMK Muhammadiyah 2 Muntilan. Kegiatan ini merupakan salah satu realisasi program “SMK Bangun Desa” dari sekolah tersebut.

Dengan kegiatan itu, diharapkan para perangkat desa mahir mengoperasikan komputer dan Microsoft Office. Sehingga akan memiliki manfaat positif, yaitu kepuasan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Muntilan Untung Supriyadi mengungkapkan, pelatihan ini gratis dan dilaksanakan pertama dari perangkat Desa Tamanagung, Muntilan, Kabupaten Magelang. Kegiatan akan berlanjut hingga akhir tahun 2020, dan direncanakan sampai Februari 2021 mendatang.

Sasaran kegiatan, sebanyak 30 desa di Kecamatan Mungkid, Kecamatan Dukun, Kecamatan Sawangan, dan Kecamatan Muntilan digandeng untuk pelatihan tersebut.

“Tiap desa mengirimkan 15 orang untuk dilatih. Adapun kuota peserta kami batasi tiap sesi untuk 30 orang. Hal ini karena kami mempertimbangkan protokol kesehatan,” kata Untung, Selasa, (16/12/2020).

(Dok. Jarrakposjateng/fri)

Perangkat desa mendapatkan teori dan praktik selama dua hari. Mereka dipandu oleh guru komputer dan dibantu siswa SMK Muhammadiyah 2 Muntilan.

Untung menjelaskan, guna mengetahui daya serap peserta, di akhir serangkaian pelatihan diadakan uji kompetensi.

“Nanti kita bisa memetakan, apakah butuh pelatihan lanjutan, atau cukup,” jelas Untung.

Masih banyaknya perangkat desa yang gagap teknologi, mendorong antusiasme peserta pelatihan. Sehingga meskipun pelatihan ini terlihat sederhana, namun memberikan perubahan besar, khususnya pada pelayanan masyarakat.

(Dok. Jarrakposjateng/fri)

Dikatakan Untung, ke depan program kerjasama dengan desa ini akan jadi andalan dan bisa dikembangkan lagi dengan pelatihan model lain.

“Misalnya membuat aplikasi yang mendukung pelayanan desa,” katanya.

Salah satu peserta, perangkat Desa Paremono, Kecamatan Mungkid, Muh Irham berharap pelatihan ini berkelanjutan. Irham merasa dirinya masih haus ilmu tentang pemanfaatan teknologi modern. Dia mengaku banyak mendapat ilmu dan hal baru selama mengikuti pelatihan.

“Pelatihan ini benar-benar berguna bagi kami terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarya. (fri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *