Mon. Mar 1st, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Strategis Akademi Militer dalam Mempersiapkan Perwira yang Berkarakter Profesional dan Akademis dalam Mendukung Pertahanan Negara

3 min read
Dok.Jarrakposjateng/fri

MAGELANG – Akademi Militer. Rabu (18/11) Akademi Militer menjadi tuan rumah dalam Seminar Nasional dengan tema Eksistensi Pancasila dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa dan Intoleransi melalui Bela Negara. bertempat di gedung A.H. Nasution Kesatrian Akademi Militer acara ini diadakan ,sebagai Keynote Speaker Wakil Ketua BPIP, Bapak Prof. Haryono Ph.D, dan para pembicara Mayor Jenderal TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M. Tr. (Han) (Gubernur Akmil), Bapak Prof. Dr. Muladi , S.H. (Guru Besar FH Undip Alumni Walawa Undip), Ibu Dr. Ani Purwanti, S.H., M.Hum., (Plt Deputy Bidang Hukum, Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP), M. Akabar Hadi, S.H., M.H., (Direktur Sosialisasi BPIP), Mayor Jenderal TNI Dadang Hendra Yudha ( Dirjen Pothan Kemhan), Dr. Nur Rochaeti, S.H., M.Hum.

Dok.Jarrakposjateng/fri

Hadir para Pejabat Distribusi Akademi Militer serta, Muspika, Muspida Kabupaten dan Kota Magelang, para Taruna dan Taruni Akmil, Alumni Resimen Mahasiswa, Mahasiswa PTN dan PTS di Wilayah Magelang, anggota Resimen Mahasiswa Indonesia PTN dan PTS, serta segenap Organisasi Masyarakat.

Dok.Jarrakposjateng/fri

Tidak kurang 125 orang hadir dalam kegiatan seminar tersebut. Gebernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam S., S.I.P., S.Sos., M. Tr. (Han), dalam penyampaian meterinya tentang Strategis Akademi Militer dalam Mempersiapkan Perwira yang Berkarakter, Profesional dan Akademis dalam Mendukung Pertahanan Negara menandaskan bahwa, Seminar ini dilakukan melalui analisis kritis berbagai sumber yang relevan dengan eksistensi Ideologi Pancasila dan peran Menwa Indonesia dalam membangun pertahanan negara dan bela Negara, selain itu tujuan dilaksanakannya kegiatan Webinar ini untuk meningkatkan Eksistensi Pancasila dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa dan Intoleransi Melalui Bela Negara kepada seluruh bangsa Indonesia.

Dok.Jarrakposjateng/fri

Selanjutnya Mayjen TNI Totok Imam menarik kesimpulan, sebagai bagian dari TNI dalam menjaga kedaulatan negara, Akmil memiliki kewajiban untuk membela, memperkuat dan mengamankan ideologi Pancasila, sebagaimana terkandung dalam UUD 1945. Institusi Akmil turut menyesuaikan dan berupaya membenahi diri guna meningkatkan profesionalisme agar organisasi Akmil dapat terus melakukan Tupok (Tugas Pokok) salah satunya dengan melakukan perubahan dan penyempurnaan Kurdik Taruna Akmil merupakan salah satu bagian dari proses manajemen perubahan yg terjadi dalam organisasi Akmil sebagai salah satu bagian alat pertahanan negara. Akmil berupaya utk melahirkan kader calon pemimpin dimasa depan dalam mendukung pertahanan negara sebagai komponen utama yang BERKARAKTER, PROFESIONAL dan AKADEMIS.
Selain itu Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam menambahkan, hari ini di Akmil di laksanakan Seminar Nasional, terkait dengan Ideologi Pancasila oleh (BPIP) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Gubernur Akmil selaku tuan rumah dan Narasumber mengucapkan terima kasih dan menyampaikan bahwa permasalahan Pancasila ini merupakan permasalahan Nasional, semua ikut bertanggung jawab dengan Pancasila ini. Dr. Ani Purwanti menyambung, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa yang telah mengijinkan seminar ini di Akmil sehingga kandungan Pancasila bisa di sebarluaskan melalui forum seminar yang dihadiri tidak hanya secara off line tetapi secara on line, sehingga pengaruh Pancasila lebih banyak tersebar lagi khususnya di Taruna Akmil, alumni Menwa maupun di masyarakat luas. Mayjen TNI Totok Imam di akhir acara seminar menandaskan, Kita sepakat Pancasila harus kita kokohkan di bumi Indonesia yang kita cintai bersama, salam Pancasila. (Fri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *