Mon. Mar 1st, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

LAPORAN SITUASI TERKAIT TANGGAP DARURAT GUNUNG MERAPI KABUPATEN MAGELANG

4 min read

Magelang/18/11/2020/Jarrakposjateng// situasi dan kondisi para pengungsi gunung Merapi kondusif,semua teratasi dengan baik dan lancar,terutama dapur umu dan MCK,karena srnua lokasi pengungsian terus dipantau BPBD,termasuk Suplai air bersih.

Update Rabu,18 November 2020 pukul 06.0WIB,berdasarkan data hasil pemantauan Gunung Merapi oleh BPPTKG, aktivitas vulkanik saat ini dapat berlanjut ke erupsi yang membahayakan penduduk.

Oleh karena itu, pada tanggal 5 November 2020 pukul 12.00 WIB, tingkat aktivitas Merapi dinaikkan dari WASPADA (Level II) ke SIAGA (Level III).

Prakiraan daerah bahaya oleh BPPTKG di Kabupaten Magelang Sebagai Berikut :
a. *Kecamatan Dukun*
1. *Desa Paten*
– Dusun Babadan 1
– Dusun Babadan 2

2. *Desa Krinjing*
– Dusun Trono
– Dusun Pugeran
– Dusun Trayem

3. *Desa Ngargomulyo*
– Dusun Batur Ngisor
– Dusun Gemer
– Dusun Ngandong
– Dusun Karanganyar

*Penetapan Status Tanggap Darurat*
Dari hasil Pemantauan dan Rekomendasi dari BPPTKG Pemerintah Kabupaten Magelang memberlakukan Status Siaga Darurat Bencana Erupsi Gunung Merapi Sehingga Kelompok Rentan di Ungsikan ke Desa Saudara (Desa Penyangga).
1. Desa Paten di Desa Banyurojo dan Desa Mertoyudan Kecamatan Mertoyudan.
2. Desa Krinjing di Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan.
3. Desa Ngargomulyo di Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan yang terbagi di 4 titik Pengungsian.
4. Desa Keningar di Desa Ngrajek Kecamatan Mungkid terbagi di 2 titik Pengungsian.

*B. JUMLAH PENGUNGSI :*
1. *Desa Paten*
– Dusun Babadan 1 *(286 Jiwa)* di Gedung TEA Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan.
– *Dusun Babadan 2 *(189 Jiwa)* di Gedung TEA Desa mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan.
*_Jumlah pengungsi dari Desa Paten sebanyak 475 Jiwa_*

2. *Desa Krinjing*
– Dusun Trono *(21Jiwa)* Di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan
– Dusun Pugeran *(41 Jiwa)* Di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan
– Dusun Trayem *(54 Jiwa)* Di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan
*_Jumlah pengungsi dari Desa Krinjing sebanyak 116 Jiwa_*

3. *Desa Ngargomulyo*
– *Dusun Batur Ngisor *(20 Jiwa)* di Gedung NU Dsn. Ketaron, Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan
– Dusun Gemer *(33 Jiwa)* di Gedung Futsal Dsn. Tejowarno Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan
– Dusun Ngandong *(39 Jiwa)* Gedung PPP Dsn. Sidoharjo Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan
– Dusun Karanganyar *(27 Jiwa)* PAY Muhammadiyah Dsn. Nglawisan Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan
_*Jumlah pengungsi dari Desa Ngargomulyo sebanyak 112 Jiwa*_

4. *Desa Keningar*
– Dusun Banaran dan Dusun Gondangrejo (53 jiwa) di Gedung sekolah SDN 1 Ngerajek
– Dusun Banaran, (57 Jiwa) di Rumah Bapak Kades
_*Jumlah pengungsi dari Desa Keningar sebanyak 110 Jiwa*_

_**NB Desa Keningar diluar rekomendasi prakiraan bahaya BPPTKG namun atas dasar rasa takut dan trauma akibat kejadian erupsi 2020 maka Pemerintah Desa setempat memfasilitasi evakuasi pengungsian_

• *TOTAL JUMLAH PENGUNGSI (s/d Selasa, 17 November 2020 pukul 18.00 WIB) 820 JIWA DI 9 TITIK PENGUNGSIAN*

• _*Dusun Gondangrejo,Desa Keningar ada pengurangan 1 orang pengungsi*_

*C. KEGIATAN PENANGANAN YANG DILAKUKAN :*
• *Sektor Dapur Umum*
1. Menyiapkan kebutuhan personil dan peralatan dapur umum disetiap barak
2. Menyiapkan permakanan bagi pengungsi dan petugas
3. Melaporkan perkembangan kebutuhan permakanan pengungsi

• *Sektor Logistik & Peralatan*
1. Mengatur penyimpanan peralatan dan penyaluran kebutuhan peralatan tim
2. Pendataan keluar masuk barang logistik dari bantuan donatur maupun pengadaan
3. Pendistribusian logistik pangan dan non pangan serta peralatan untuk kebutuhan pengungsian
• *Sektor Kesehatan*
1. Mendirikan pos layanan kesehatan yang meliputi cek kesehatan berkala dimasing-masing barak
2. Memberikan layanan Cek dan tracing Covid-19 bagi pengungsi
3. Memberikan layanan tindakan medis khusus bagi Pengungsi rentan
4. Pelaksanaan kegiatan trauma healing untuk para pengungsi

• *Sektor Evakuasi & Transportasi*
1. Menyediakan jalur peta evakuasi
2. Penyiapan dan memastikan titik kumpul Evakuasi
3. Membuka jalur evakuasi, perbaikan rambu yang rusak dan penerangan serta mengamankan jalur evakuasi
4. Melakukan pendataan dan melakukan evakuasi kelompok rentan

• *Sektor Barak Pengungsian*
1. Memastikan Jumlah/kapasitas barak disesuaikan dengan jumlah pengungsi dengan konstruksi barak ramah kelompok rentan (lansia, difabel, anak dan lainnya) dengan memperhatikan protocol Covid-19
2. Pendataan penduduk di barak sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya.
3. Menyediakan barak tambahan dengan desa penyangga
4. Menyediakan sarana dan prasarana air bersih

• *Sektor Komunikasi dan Informasi*
1. Memberikan informasi kepada pemerintah dan masyarakat dan para pihak terkait tentang Meerapi dan perkembangannya
2. Menyampaikan laporan kepada Kepala Daerah secara periodik
3. Mengatur hubungan komunikasi internal (antar sektor) dan eksternal

*C. RESUME LAPORAN KEGIATAN LAPANGAN :*
*Pukul 04.00 WIB* : Kegiatan Dapur Umum di Setiap TEA

*D. LAPORAN AKTIVITAS G. MERAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
18-11-2020 00:00-06:00 WIB

*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 15-21 °C, kelembaban udara 72-95 %, dan tekanan udara 567-686 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20 m di atas puncak kawah.
● suara guguran terdengar 3 kali sedang hingga cukup keras pk. 4:45 wib dari Babdan,Jrakah,Kaliurang.

*KEGEMPAAN*
■ Guguran
(Jumlah : 17, Amplitudo : 3-65 mm, Durasi : 13-122 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 6, Amplitudo : 3-15 mm, Durasi : 9-39 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 44, Amplitudo : 3-26 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 5-14 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 9, Amplitudo : 42-75 mm, Durasi : 16-47 detik)

 

*Laporan Aktivitas Gunung Merapi tanggal 6 —12 November 2020*

• Volume kubah lava per 3 November 2020 sebesar 200.000 m³.
• Intensitas kegempaan lebih tinggi dibandingkan minggu lalu.
• Deformasi Merapi yg dipantau dengan EDM menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 10 cm/hari dari reflektor RB1 dan RB2.
• Terdapat peningkatan aktivitas vulkanik G. Merapi, sehingga status aktivitas ditetapkan dalam tingkat aktivitas “SIAGA”.
• Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dan awanpanas sejauh maksimal 5 km.

Sumber : Eddy Susanto(BPBD Kab.Magelang)
Editor : Kurnia
Pewarta : Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *