Sun. Feb 28th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

PENANGANAN TANGGAP DARURAT GUNUNG MERAPI KABUPATEN MAGELANG

4 min read

MAGELANG – JARRAKPOSJATENG.COM.Update darurat Gunung Merapi Jumat,13 November 2020 Pukul 18.00 WIB.

Berdasarkan data hasil pemantauan Gunung Merapi oleh BPPTKG, aktivitas vulkanik saat ini dapat berlanjut ke erupsi yang membahayakan penduduk.

Oleh karena itu, pada tanggal 5 November 2020 pukul 12.00 WIB, tingkat aktivitas Merapi dinaikkan dari WASPADA (Level II) ke SIAGA (Level III).

Prakiraan daerah bahaya oleh BPPTKG di Kabupaten Magelang Sebagai Berikut
a. *Kecamatan Dukun*
1. *Desa Paten*
– Dusun Babadan 1
– Dusun Babadan 2

2. *Desa Krinjing*
– Dusun Trono
– Dusun Pugeran
– Dusun Trayem

3. *Desa Ngargomulyo*
– Dusun Batur Ngisor
– Dusun Gemer
– Dusun Ngandong
– Dusun Karanganyar

Penetapan status tanggap darurat, dari hasil pemantauan dan rekomendasi dari BPPTKG Pemerintah Kabupaten Magelang memberlakukan Status Siaga Darurat Bencana Erupsi Gunung Merapi,sehingga kelompok rentan di ungsikan ke Desa Saudara (Desa Penyangga),yakni
1. Desa Paten di Desa Banyurojo dan Desa Mertoyudan Kecamatan Mertoyudan.
2. Desa Krinjing di Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan.
3. Desa Ngargomulyo di Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan yang terbagi di 4 titik Pengungsian.
4. Desa Keningar di Desa Ngrajek Kecamatan Mungkid terbagi di 2 titik Pengungsian.

Jumlah Pengungsi sampai sekarangantara lain

Desa Paten terdapat dua dusun yakni
– Dusun Babadan 1 *(274 Jiwa)* di Gedung TEA Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan.
– Dusun Babadan 2 *(175 Jiwa)* di Gedung TEA Desa mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan.
*_Jumlah pengungsi dari Desa Paten sebanyak 449 Jiwa_*

Desa Krinjing terdapat tiga dusun yakni
– Dusun Trono *(26 Jiwa)* Di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan
– Dusun Pugeran *(37 Jiwa)* Di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan
– Dusun Trayem *(54 Jiwa)* Di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan
– Jumlah pengungsi dari Desa Krinjing sebanyak 117 Jiwa

Desa Ngargomulyo terdapat empat dusun yakni
– Dusun Batur Ngisor *(18 Jiwa)* di Gedung NU Dsn. Ketaron, Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan
– Dusun Gemer *(30 Jiwa)* di Gedung Futsal Dsn. Tejowarno Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan
– Dusun Ngandong *(39 Jiwa)* Gedung PPP Dsn. Sidoharjo Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan
– Dusun Karanganyar *(27 Jiwa)* PAY Muhammadiyah Dsn. Nglawisan Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan
_*Jumlah pengungsi dari Desa Ngargomulyo sebanyak 114 Jiwa*_

Desa Keningar terdapat dua dusun yaitu
– Dusun Banara (125 jiwa) di Gedung sekolah SDN 1 Ngerajek
– Dusun Gondangrejo, (9 Jiwa) di Rumah Bapak Kades

Jumlah pengungsi dari Desa Keningar sebanyak 134 jiwa.Desa Keningar diluar rekomendasi prakiraan bahaya BPPTKG namun atas dasar rasa takut dan trauma akibat kejadian erupsi 2020 maka Pemerintah Desa memfasilitasi evakuasi pengungsian.

Total jumlah pengungsi sampai dengan hari Jumat, 13 November 2020 pukul 18.00 WIB) sebanyak 814 Jiwa di 9 titik pengungsian.Terjadi penambahan pengungsi 6 Jiwa dari Dusun Babadan 2 dan Desa Paten di TEA Dusun Banyurojo.

Kegiatan Penanganan Yang dilakukan antara lain
 Sektor Dapur Umum
1. Pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi
2. Dukungan Personil di Dapur Umum Pengungsi dari Tagana dan Relawan

 Sektor Logistik
1. Memastikan jalur permintaan barang logistik dan barang logistik masuk satu pintu
2. Membangun komunikasi disektor logistik disetiap Pos Pengungsian
3. Pendataan keluar masuk barang logistik dari bantuan donatur maupun pengadaan
4. Pendistribusian logistik pangan dan non pangan serta peralatan untuk kebutuhan pengungsian

 Sektor Kesehatan
1. Pendirian Pos Kesehatan
2. Pengecekan kesehatan dan Rapid Test para pengungsi dan petugas di tiap TEA
3. Pelaksanaan kegiatan trauma healing untuk para pengungsi

 Sektor Evakuasi dan Transportasi
1. Melakukan validasi data pengungsi di setiap TEA
2. Memastikan pengungsi telah di evakuasi dengan baik
3. Memastikan ketersediaan armada transportasi

 Sektor Barak
1. Memastikan Pos Koordinasi berfungsi dan berjalan dengan baik
2. Memastikan ketersediaan air bersih mencukupi
3. Penataan TEA dengan sekat-sekat pembatas untuk masing-masing keluarga

 Sektor Komunikasi dan Informasi
1. Melakukan komunikasi antar sektor
2. Melakukan pengolahan data menjadi informasi
3. Memastikan jalur komunikasi selalu lancar

*C. Resume Laporan Kegiatan Lapangan :*
*Pukul 04.00 WIB* : Kegiatan memasak dapur umum di Tempat Pengungsian
*Pukul 06.40 WIB* : Kegiatan olahraga (senam pagi) di TEA Banyurojo
*Pukul 07.00 WIB* : Sarapan pagi untuk pengungsi di TEA
*Pukul 09.20 WIB* : Distribusi air bersih di TEA Banyurojo
*Pukul 10.01 WIB* : Distribusi sekat pembatas (Triplek) untuk pembuatan bilik alternative di SMK Ma’arif Kota Mungkid
*Pukul 10.59 WIB* : Distribusi air bersih di TEA Deyangan
*Pukul 16.00 WIB* : Kegiatan Trauma Hiling oleh OPRB Desa dan Relawan di TEA Tamanagung (Lapangan Futsal Ztofia)

Laporan aktivitas Gunung Merapi sampai tanggal 13-11-2020 06:00-12:00 WIB menurut Badan Metereologi antara lain

Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan barat. Suhu udara 23-31 °C, kelembaban udara 51-78 %, dan tekanan udara 568-688 mmHg.

Gunung kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah. suara guguran 2 kali terdengar dari Babadan, Kaliurang.

*KEGEMPAAN*
■ Guguran
(Jumlah : 12, Amplitudo : 3-66 mm, Durasi : 8.4-111.3 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 13, Amplitudo : 2-11 mm, Durasi : 13-24 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 72, Amplitudo : 3-21 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 4.9-11.9 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 11, Amplitudo : 40-75 mm, Durasi : 13.9-31 detik)

*Laporan Aktivitas Gunung #Merapi tanggal 6 —12 November 2020*

• Volume kubah lava per 3 November 2020 sebesar 200.000 m³.
• Intensitas kegempaan lebih tinggi dibandingkan minggu lalu.
• Deformasi Merapi yg dipantau dengan EDM menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 10 cm/hari dari reflektor RB1 dan RB2.
• Terdapat peningkatan aktivitas vulkanik G. Merapi, sehingga status aktivitas ditetapkan dalam tingkat aktivitas “SIAGA”.
• Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dan awanpanas sejauh maksimal 5 km.

Sumber : Eddy (BPPD)
Editor : Kurnia
Pewarta : Bagus

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *