Sun. Jan 24th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Konfrensi Pers, Hasil Oprasi Sikat Jaran Candi 2020

3 min read

MAGELANG – Polres Magelang Kota melaksanakan Konferensi Pers terkait keberhasilan dalam mengungkap perkara yang dilaporkan oleh Masyarakat yang menjadi korban tindak pidana hari ini Senin, (3/8).adapun perkara yang di expose pada kesempatan kali ini adalah perkara-perkara yang merupakan sasaran dalam pelaksanaan Operasi kewilayahan yang terfokus pada pengungkapan Tindak pidana pencurian meliputi curat, curas, dan curanmor.

Dalam sambutanya Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan, SIK, MM, CFE didampingi Kasat Reskrim Magelang Kota Iptu Dewa Gede Ditya Krisnanda ,SIK, dan Kasubag Humas Polres Magelang Kota IPU Suharto, SH. Menyampaikan bahwa jajaran Polda Jawa Tengah termasuk Polres Magelang Kota terhitung tanggal 06 Juli s.d 25 Juli 2020 telah melaksanakan Operasi Kewilayahan dengan Sandi ” OPS SIKAT JARAN CANDI T. A 2020 ” yang mengedepankan fungsi Gakkum / Reserse Kriminal dalam hal Pengungkapan dan Penegakan Hukum terhadap para pelaku kejahatan dan Tindak pidana Pencurian, termasuk melakukan upaya penyitaan terhadap Barang bukti Hasil kejahatan maupun sarana dalam melakukan kejahatan.,”ungkap Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan, SIK, MM, CFE.

Adapun rincian ungkap kasus yang diriliis dan di expose adalah 8 kasus dengan rincian 4 kasus(target operasi)yaitu kasus pencurian dengan pemberatan atau pencurian Kendaraan Bermotor dan 4 kasus ( non target operasi) terdiri dari 1 kasus pencurian uang di mesin ATM, 2 kasus Curanmor, dan 1 kasus pencurian Mesin Disel,”kata Kapolres. dari 8 kasus tersebut Kasat Reskrim Polres Magelang Kota Iptu Dewa Gede Ditya Krisnanda SIK ,dalam konferensi Pers menambahkan berhasil mengungkap pelaku sebanyak 11 orang yaitu inisial IDL, 33 tahun Warga Desa Mulyosari, Kec. Kandangan, Kab. Temanggung, pelaku Curanmor R4 L300,warna coklat No. PolAA 1854 TK, CK, 38 tahun Warga Desa Krajan Lor Kec. Karangawen, Kab. Demak sebagai penadah atau penerima BB R4 L300.,SK, 43 tahun Warga Ds. Telogo, Kec. Karang Awen, Kab. demak penadah BB R4 L300, inisial, GL, 30 tahun Warga Kampung Terban, Kec. Gondokusumo, Kota Yogyakarta, DIY Pelaku curanmor R2 Suzuki Nex, kemudian , AS, 45 tahun warga Kel. Tinjimoyo, Kec. Banyumanik,Kota Semarang pelaku curanmor R2 Yamaha Mio dan Yamaha Jupiter, RF, 19 tahun warga Ds. Krincing, Kec. Secang, Kab. Magelang sebagai penadah BB R2 Suzuki Nex, RG, 40 tahun warga Ds. Margorejo,Kec. Gladasari, Kab. Boyolali pelaku ganjal ATM, Inisial SC, 52 tahun warga Rejosari,Kec.Bandongan,Kab.Magelang pelaku pencurian Mesin Disel, kemudian, MJ, 67 tahun warga Rejosari,Kec.Bandongan,Kab.Magelang pelaku pencurian Mesin Disel,inisial ETN,26 tahun, warga Ds. Tirto, Kec. Kaloran, Kab. Magelang pelaku curanmor R4 Honda Civic Genio, dan NN, 32 tahun warga Ciehideung, Kec. Cijeungjing, Kab. Ciamis pelaku pencurian R2 Honda Vario seluruh pelaku tersebut merupakan warga dari luar Kota Magelang dan oleh Team Resmob Sat Reskrim sesuai alamat domisili para pelaku, kecuali pelaku pencurian pada mesin ATM yang berhasil diamankan oleh Team Resmob dalam kurun waktu kurang dari 24 jam diwilayah Magelang Utara, ada 2 orang pelaku yang saat ini ditahan di Polres lain karena melakukan tindakan pidana yang sama diwilayah Hukum Polres tersebut yakni di Wilayah Kulonprogo dan Kab. Kendal, “kata Kasat Reskrim Polres Kota Magelang Iptu Dewa Gede Ditya Krisnanda SIK.

Sanksi pidana untuk pelaku pencurian dengan pemberatan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman Hukuman penjara selama-lamanya 7 tahun dan untuk pelaku pertolongan jahat atau persekongkolan dan penadah dikenakan pasal 480 KUHP dengan Ancaman selama-lamanya 4 tahun penjara,” pungkas Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan, SIK, MM, CFE dalam jumpa Pers di Mako 1 halaman belakang Polres Magelang Kota. (feri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *