Sun. Jan 24th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Babad Kedung Hak Toyareka dan Karomah Syeh Abu Ishak

2 min read

Purbalingga jarrakpos.com - Banyak para ulama dahulu yang mengukir sejarah dalam membantu menyebarkan ajaran islam yang kini telupakan karna perkembangan zaman dan tekhnologi, kali ini tim jarrak pos jateng berada di desa toyareka kecamatan kemangkon kabupaten purbalingga letaknya di dukuh kedung hak atau masyarakat di sekitar menyebutnya dengan nama kedongkek. Di pinggir sunggai di bawah pohon bambu terdapat sebuah makam yang konon ceritanya adalah makam seorang ulama yang membantu menyebarkan ajaran islam di wilayah itu.

Kami mencoba melakukan meditasi untuk dapat menembus frekwensi alam astral agar dapat menggali informasi lebih dalam tentang riwayat dari makam syeh abu ishak, berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari hasil meditasi memang makam tersebut adalah makan seorang ulama yang dahulunya pernah mengukir sejarah perkembangan islam di toyareka dan tempat keberadaan makam ini dahulu di jadikan sebagai lokasi majelis untuk belajar ngaji. Untuk lebih meyakinkan dalam penelusuran kami, kami mendatangi perawat makan tersebut dan kami ketmu dengan perawat makan tersebut yang bernama Gus ali mas'udi .

  Saat kami konfirmasi Gus ali menuturkan, "bahwa waktu itu sekitar tahun 2013 saya kedatangan seorang ulama dari jepara yang datang ketempat saya dan menyampaikan amanah bahwa di belakang ada makam seorang ulama yang perlu di rawat dan di uri uri, karna ketakziman saya beresi dan saya rawat makam tersebut yang saat itu masih rata dengan tanah dan hanya bertandakan dua batu berjejer, selang berapa hari kemudian saya di beri isyarol lewat mimpi yang memberi tahukan bahwa makam tersebut benar makam seorang ulama yang bernama syeh abu ishak". Lalu tim kami mencoba untuk menggali lebih dalam tentang sejarah syeh abu ishak melalui meditasi dan berzikir untuk mencari asal usul dan babatnya syeh abu ishak di toyareka. Meditasi pun dilakukan oleh praktisi spiritual kami dan alhamdulilah setelah berapa saat kemudian atas seizin alloh kami mendapatkan petunjuk dari hasil meditasinya. berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari tim spiritual kami bahwa syeh abu ishak adalah ulama yang di datangkan dari demak bersama syeh mahdum wali dan syeh Abdulah syarif di kerajaan pasir luhur banyumas, singkat cerita syeh abu ishak di tugaskan untuk bersyiar ke wilayah kadipaten wirasaba, melalui perjalananya syeh abu ishak sampailah di wilayah kademangan toyareka yang masih wilayak kadipaten wirasaba ,saat meminta izin kepada demang toyareka untuk bersyiar di wilayahnya, dengan setengah hati demang toyareka memberikan ijin dengan satu syarat, harus bisa membuat sumur dan syeh abu ishak menyanggupinya. Dengan meminta petunjuk kepada alloh syeh abu ishak di berikan petunjuk untuk menggali sumur di tempat yang akan di jadikan majelis dan syeh abu ishak menancapkan tongkatnya lalu keluar airnya. Karna karomahnya jadilah sumur kahuripan dan wilayah tersebut melimpah dengan air ,subur dan makmur. Sumur tersebut menjadi sumber kehidupan masyarakat di tempat tersebut dan masyarakat banyak yang belajar agama dengan syeh abu ishak dan berkembang ajaran islam di wilayah tersebut. Karna sumur tersebut wilayah di tempat tersebut di berinama kedung hak.is99

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *