Mon. Sep 21st, 2020

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Vihara Buddha Dharma Mendut, Pusat Pembelajaran Agama Buddha di Magelang.

2 min read

Foto: gd. induk Vihara (dok.jarrakposjateng)

MAGELANG, Jarrakposjateng.com|
Minggu (12/7/2020).  Mendengar kata Mendut, asumsi kita pasti tertuju pada  nama sebuah candi yang merupakan rangkaian paralel Candi Borobudur, Pawon, dan Mendut.

Foto: Altar ( dok.jarrakposjateng)

Pada setiap perayaan Hari Raya Waisak umat Buddha, Candi Mendut merupakan tempat utama untuk  Altar  Sembahyang, kemudian baru Altar besar di pelataran Candi Borobudur.

Foto.Gd.Kebhaktian di Vihara Buddha Mendut (dok.jarrakposjateng)
Foto: tempat tinggal para Biksu/ni dan samanera ( dok.jarrakposjateng)

Hal yang masih banyak orang umum belum ketahui adalah keberadaan sebuah Vihara disisi Candi Mendut yang berfungsi sebagai tempat pendidikan Agama Buddha dan tempat tinggal para Biksu/biksuni dan para Calon Biksu (Samanera),

Foto: Altar diluar ruangan Vihara (dok.jarrakposjateng)

Setiap menjelang waisak rutin diadakan semacam pendadaran bagi masarakat umum untuk belajar Agama Buddha melalui Program Samanera selama dua minggu dan jika ingin terus menjadi Biksu diharuskan mengikuti pelajaran dan tatacara seorang Biksu yang meninggalkan duniawi, tidak menikah, tidak bekerja,  tidak boleh memegang uang dan harus berbusana layaknya seorang Bhiku.

Foto: Salah satu Bangunan di Area Vihara (dok.jarrakposjateng)

Kebutuhan biksu/biksuni untuk makan dan minum serta samanera sudah ada umat yang mengurus, termasuk urusan perjalanan dalam dan luar negeri ada Yayasan yang mengurus serta mengaturnya.

Hal unik yang perlu diketahui adalah jam makan  para Biksu dan Samanera, yaitu pagi jam 07.00 dan Siang Jam 12.00 setelah itu tidak makan apapun lagi kecuali minum airputih.

Foto: Gapura Catur Muka (dok.jarrakposjateng)

Dari fisik bangunan Vihara banyak tanda filosofis yang bisa kita pelajari,  sebagai salah satu contohnya Gapura di belakang Vihara dengan Catur Muka, melambangkan empat moralitas manusia yaitu:
1.METTA (Loving Kindness).
2.KARUNA(welas asih/ kompasion.).
3.MUDITA (Apresiasi/Apresiation).
4.UPEKKHA (Keteguhan/ equanimity).

Gapura megah ini merupakan sumbangan umat Buddha berikut arca yang banyak tersebar di area Vihara.

Foto: Arca Buddha dalam Pagoda di Area Vihara (dok.jarrakjateng)
Foto:Salah satu Bangunan di Area Vihara (dok.jarrakposjateng)
Arca Pertama di Area Vihara (dok.jarrakposjateng)

Vihara disamping Candi Mendut terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya untuk kunjungan, tidak ada larangan selfie  asalkan tetap menjaga norma kesusilaan dan kebersihan.

Keunikan lain dari Vihara Buddha Mendut ini adalah keberadaan pohon langka yang bunganya sangat unik yakni bunga Sal dan Canon Ball Flowers, tidak semua tempat ibadah umat Buddha memiliki pohon ini.

Namo Buddhaya, Sabbe Satta Bhavantu sukitatta, semoga semua makhluk hidup bahagia

Editor.     : EH
Pewarta  : Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *