Sat. Jan 16th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Ganjar Pranowo Kirim 41.250 Masker Untuk WNI di Hongkong, Taiwan dan Singapura

2 min read

Penulis: Effendi |  Editor;  Huta

SEMARANG , – Jarrak PosJateng Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengirimkan 41.250 masker untuk Warga Negara Indonesia di Hongkong, Taiwan dan Singapura. WNI di sana yang sulit mendapatkan topeng untuk melindungi diri dari penyebaran virus corona.

Pengiriman 41.250 masker itu dilakukan langsung oleh Ganjar di halaman kantor gubernuran, Senin (17/2). Secara simbolis, Ganjar membuka satu truk yang berisi topeng menuju negara-yang sudah terinfeksi virus corona itu.

“Saya beberapa kali dikontak WNI kita yang ada di Hongkong, Taiwan dan Singapura. Mereka butuh bantuan topeng. Beberapa Kabupaten / Kota sebelumnya telah meminta bantuan topeng, namun masih lebih sedikit,” kata Ganjar

Topeng saat ini lanjut dia memang sulit ditemukan. Sementara untuk mengirim bantuan itu, Ganjar harus menelpon direksi perusahaan pembuat topeng di Indonesia dan mencari bantuan ke berbagai pihak lainnya.

“Beberapa bisa, lain kami beli. Alhamdulillah hari ini kita bisa mengirimkan 41.250 topeng. Taiwan kami berikan 16.250, sedangkan pada 16 Februari lalu sudah dikirim 11.250. Untuk Hongkong 15.000 dan Singapura 10.000 topeng,” terangnya.

Pengiriman Topeng dilakukan melalui agen pengiriman internasional. Nantinya, topeng akan dikirim ke Konjen di Hongkong, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taiwan serta Kedutaan Besar Indonesia di Singapura.

“Mudah-membantu mereka bisa membantu masyarakat di sana. Kami prioritaskan WNI, jika memang bisa diterima, bisa diberikan kepada masyarakat, karena ini sebenarnya misi pertolongan. Intinya kami menjawab permintaan masyarakat yang ada di beberapa negara yang mau beli topeng. , “ucapnya.

Ganjar menerangkan, kebutuhan topeng memang tidak hanya di luar negeri. Di dalam negeri, banyak masyarakat yang kesulitan mencari topeng.

“Namun di Jawa Tengah stoknya masih tercukupi. Memang harganya cukup tinggi, karena permintaan naik. Saya sampai telpon pabriknya untuk memperbanyak pembuatan topeng, tetapi mereka kesulitan mengingat salah satu bahan pembuatan topeng yang berasal dari Wuhan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo menerangkan, pengiriman masker dilakukan karena WNI di negara-negara yang meminta kesulitan mendapatkan masker. Jika ada, harga masker di beberapa negara sangat mahal.

“Kami kirim karena mewakili permintaan dari tenaga kerja kami yang ada di sana. Mereka meminta susah cari topeng, makanya kami tolong,” kata Yulianto.

Jenis masker yang dikirim lanjut Yulianto adalah masker khusus untuk operasi. Menurutnya, masker itu cukup bagus untuk melindungi penularan virus corona.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *