by

Angkie Yudistia, Berawal dari Penulis Tunarungu Menjadi Staf Khusus Jokowi

Jakarta – JARRAKPOSJATENG.com – Angkie Yudistia (32), seorang penulis tuna rungu  menjadi salah satu dari tujuh staf khusus (stafsus) milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diangkat Kamis (21/11/2019). Meski memiliki keterbatasan dalam berbicara, Angkie Yudistia tampak percaya diri dan santai dalam menjelaskan kegiatannya dengan diiringi gerakan isyarat.

Perempuan usia 32 ini merupakan satu-satunya penyandang disabilitas dalam stafsus milenial Bapak Jokowi. Meski demikian, difabel tak menghambat ruang gerak dan kreativitas Angkie. Terbukti sejak usia pertengahan 20 tahun, ia mulai merintis kepiawaian menulisnya melalui beberapa buku. Buku yang berisikan cerita inspiratif seperti, ‘Perempuan Tunarungu Menembus Batas’ dan ‘Setinggi Langit’. Angkie mengangkat suaranya sebagai perwakilan dari kelompok disabilitas yang tersalurkan melalui karya – karyanya.

Perempuan kelahiran Medan 5 Juni 1987 ini tak luput dari perundungan juga diskriminasi. Angkie kecil mulanya masih bisa mendengar. Tapi saat usia 10 tahun, ia berangsur kehilangan pendengaran. Ia mengaku sempat terguncang saat itu, tapi lantas bangkit dan memutuskan untuk menempuh pendidikan di sekolah umum. Sekalipun pernah merasa bahwa masa remaja dia kurang menyenangkan juga tak percaya diri, tapi dukungan sang ibu menguatkan. Perempuan Lulusan London School of Public Relations ini juga terlibat aktif di berbagai kegiatan sosial dan Yayasan Tunarungu Sehjira sejak 2009. Angkie menyadari, kelompok disabilitas harus diperjuangkan dalam mendapatkan kesamaan hak dengan warga lain. Angkie lantas mendirikan sebuah perusahaan bertajuk Thisable Enterprise sebagai wadah untuk memberdayakan penyandang disabilitas di bidang ekonomi kreatif.

 

Jarrakposjateng.com/Gca

Editor: Uta

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed